Di Indonesia, Virus Nipah Baru Terdeteksi pada Kelelawar

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Di Indonesia, Virus Nipah Baru Terdeteksi pada Kelelawar Ilustrasi(Freepik)

ANGGOTA Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Dominicus Husada, Sp.A Subsp.IPT, mengonfirmasi bahwa virus Nipah telah terdeteksi di Indonesia. Meski demikian, hingga saat ini, virus tersebut baru ditemukan pada inang alami dan belum terdeteksi adanya penularan pada manusia.

Dalam sebuah webinar kesehatan, yang dikutip Rabu (4/2), Dominicus menjelaskan bahwa kelelawar buah dari famili Pteropodidae memegang peranan utama dalam sirkulasi virus ini di alam liar.

“Penularan utama sekali lagi adalah kelelawar buah (Pteropodidae) sebagai inang alami, memang aslinya dia yang berperan, negara kita termasuk yang punya kelelawar ini dan sudah ditemukan virusnya pada kelelawar, tapi pada orang memang belum,” kata Dominicus.

Hasil Riset Lapangan

Data penelitian Uji Elisa tahun 2023 menunjukkan hasil yang signifikan di beberapa wilayah seperti Medan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan. 

Dari 50 sampel liur kelelawar buah yang diambil, sepertiganya terbukti memiliki antibodi Nipah, bahkan dua di antaranya positif mengandung virus Nipah.

Kabar baiknya, penelitian serupa yang dilakukan pada hewan ternak babi di Jakarta, Medan, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Sulawesi Utara menunjukkan hasil negatif atau tidak ditemukannya antibodi Nipah. Hal ini penting mengingat babi sering kali menjadi inang perantara sebelum virus meloncat ke manusia.

Jalur Penularan dan Kelompok Rentan

Prof. Dominicus memaparkan bahwa penularan dari kelelawar ke manusia dapat terjadi melalui kontak dengan ekskresi hewan tersebut, seperti kencing dan ludah. 

Risiko terbesar muncul dari konsumsi buah-buahan yang telah terkontaminasi air liur kelelawar atau daging mentah dari hewan yang terinfeksi.

Sementara itu, penularan antarmanusia dapat terjadi melalui droplet pernapasan serta kontak langsung dengan cairan tubuh atau darah pasien. Berdasarkan pola penularan ini, 

Dominicus mengidentifikasi beberapa kelompok yang paling rentan terpapar:

  • Pekerja di peternakan dan pemotongan babi.
  • Pengumpul nira atau aren.
  • Tenaga kesehatan yang merawat pasien terinfeksi.

Langkah Pencegahan dan Penanganan

Hingga saat ini, belum ada vaksin yang tersedia untuk mencegah infeksi virus Nipah. Pengobatan medis pun masih bersifat suportif dan simtomatis, yakni hanya menangani gejala yang muncul pada pasien. 

Mengingat tingkat bahayanya, diagnosis pasti hanya dapat dilakukan melalui uji PCR di laboratorium besar.

Sebagai langkah preventif, terutama bagi anak-anak, masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsi buah yang dipetik langsung dari pohon tanpa dicuci bersih.

“Cuci dan kupas buah secara menyeluruh, buang buah jika ada tanda gigitan kelelawar, hindari kontak dengan hewan ternak yang memungkinkan terinfeksi,” ujar Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tersebut.

Masyarakat juga diminta untuk memastikan daging dimasak hingga matang sempurna dan disiplin dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Selain itu, penting untuk meningkatkan kewaspadaan jika menemui hewan ternak yang mati mendadak atau menunjukkan gejala sakit seperti sesak napas, demam, gemetar, hingga batuk. (Ant/Z-1)

Read Entire Article