Premanisme dan Pungli, Dua Musuh Investasi

3 weeks ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Premanisme dan Pungli, Dua Musuh Investasi Sejumlah pengunjuk rasa dari Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI) di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta, menuntut penghapusan pungutan liar, intimidasi premanisme serta mempercepat proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.(Antara/Sulthony Hasanuddin)

EKONOM Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy Manilet menilai premanisme dan pungutan liar (pungli) menjadi penghalang serius bagi masuknya investasi di Indonesia. Kondisi tersebut membuat proses investasi menjadi lebih mahal dan berisiko, sehingga insentif fiskal atau suku bunga rendah saja tidak cukup untuk menarik investasi baru. 

"Masalah kepercayaan dan keamanan jauh lebih menentukan bagi investor," katanya, Kamis (13/11).

Menurutnya, faktor makroekonomi seperti suku bunga dan inflasi tetap penting, tetapi penegakan hukum dan keamanan tak kalah pentingnya. Saat kedua hal tersebut buruk, investor menjadi lebih sensitif terhadap perubahan kondisi makro. 

Mereka menilai proyek di Indonesia bukan hanya dari sisi biaya modal, tetapi juga dari potensi gangguan di lapangan. Akibatnya, risiko total investasi terasa lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain.

Yusuf mengatakan situasi yang ada di Indonesia berbeda dengan Vietnam dan Malaysia yang disebut berhasil menarik investasi besar bukan semata karena bunga rendah, melainkan karena kepastian hukum dan kepemimpinan daerah yang pro-investasi. 

Di Indonesia, premanisme dan birokrasi di tingkat daerah kerap menambah biaya tersembunyi, mulai dari keterlambatan proyek, gangguan operasional, hingga kebutuhan keamanan ekstra. 

"Semua itu menurunkan daya saing Indonesia di mata investor asing," katanya. 

Yusuf menambahkan, sejumlah proyek besar bahkan sempat tertunda atau batal hanya karena masalah keamanan dan perizinan di daerah. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas institusi dan penegakan hukum memiliki pengaruh langsung terhadap arus modal masuk.

"Hambatan utama investasi saat ini bukan semata faktor ekonomi, melainkan lebih pada faktor kelembagaan, seperti keamanan, kepastian hukum, dan konsistensi kebijakan," ujarnya. (Ins/E-1)

Read Entire Article